Advertisement

Tabel Angsuran KTA Bank Mandiri Syariah Terbaru Juli 2019

Advertisement
Bank Mandiri Syariah mempunyai produk unggulan bagi nasabahnya yang ingin mendapatkan pinjaman dari bank namun bebas riba. BSM memberi solusi bagi anda, karena kredit tanpa agunan di Mandiri Syariah menggunakan sistem jual beli. Mandiri Syariah sendiri adalah Lembaga keuangan bank yang berbasis islam yang telah memiliki tingkat kepercayaan yang bagus di mata nasabahnya. Produk perbankan Mandiri Syariah sebagian mengadopsi dari produk Bank Mandiri Konvensional yang sudah lebih dulu ada. Kredit tanpa agunan dari BSM yang disebut Pembiayaan Warung Mikro BSM menjadi salah satu produk unggulan nasabah. Pinjaman ini diperuntukkan untuk pembiayaan produktif bagi nasabah baik perorangan maupun sebuah badan usaha. Agar lebih jelas mengenai berapa pinjaman dan berapa angsuran yang harus dibayar anda bisa melihat tabel angsuran KTA Bank Mandiri Syariah 2018. Dalam tabel akan dijelaskan besar pinjaman, lama periode cicilan, dan besar cicilan yang harus dibayarkan nasabah.


Keuntungan Kredit Tanpa Agunan Bank Syariah Mandiri (BSM)


Dengan memakai akad jual beli, BSM memberi pinjaman tanpa agunan (pembiayaan warung mikro) kepada perorangan dan badan usaha. Keuntungan yang didapatkan nasabah adalah cicilan tetap selama periode cicilan yaitu 36-48 bulan. Dengan limit pinjaman mencapai 100 juta rupiah, tergantung jenis pembiayaan yang anda ambil. Pembiayaan yang diambil bisa dijadikan tambahan modal untuk usaha yang telah berjalan.

Syarat Kredit Tanpa Agunan Bank Syariah Mandiri


Sebelum anda mengajukan KTA/ pembiayaan warung mikro Bank Syariah Mandiri ada baiknya anda mengetahui beberapa persyaratan yang harus dipenuhi.

1. Persyaratan Untuk Perorangan


Kelompok perorangan terdiri dari wira swasta, professional dan golongan berpenghasilan tetap (golbertap). Syarat nya secara umum hampir sama, yaitu telah berusia 21 tahun atau sudah menikah saat melakukan pengajuan pinjaman. Usia tertua saat melakukan pelunasan kredit warung mikro Bank Syariah Mandiri adalah 55 tahun. Usaha yang telah dijalankan sudah berlangsung dalam jangka waktu minimal 2 tahun, melampirkan Surat Keterangan atau ijin usaha (untuk wira swasta). Untuk Golbertap diganti dengan melampirkan Surat Keputusan (SK) pegawai tetap.

2. Persyaratan Untuk Badan Usaha


Untuk Badan usaha memiliki persyaratan yang sedikit berbeda, yaitu usaha yang dijalankan sudah beroperasi minimal 2 tahun. Kemudian melampirkan Surat Keterangan atau ijin usaha dan akta pendirian usaha beserta perubahan perusahaan. Setelah memenuhi persyaratan anda bisa segera mengajukan kredit tanpa agunan bank Mandiri Syariah agar segera mendapatkan pembiayaan.

3 Jenis Produk Pembiayaan Warung Mikro Bank Syariah Mandiri


Ada 3 jenis produk keuangan yang ditawarkan Warung Mikro Bank Syariah Mandiri kepada nasabah, yaitu:

1. Pembiayaan Usaha Mikro Tunas (PUM-Tunas)

Produk yang pertama memiliki limit kredit dari minimal 2 juta rupiah sampai dengan limit kredit maksimal mencapai 10 juta rupiah. Untuk jangka waktu cicilan mencapai 36 bulan, biaya administrasi mengikuti ketentuan yang dibuat oleh Bank Syariah Mandiri. Untuk simulasi kredit dan besarnya cicilan anda bisa melihat tabel angsuran KTA Bank Mandiri Syariah.

2. Pembiayaan Usaha Mikro Madya (PUM-Madya)

Pembiayaan Madya adalah pembiayaan warung mikro dengan limit kreditnya lebih dari 10 juta rupiah sampai maksimal limit mencapai 50 juta rupiah. Dengan jangka waktu kredit maksimal sampai 36 bulan bisa dilihat pada tabel angsuran KTA Bank Mandiri Syariah. Memenuhi biaya administrasi yang ditentukan Bank Syariah Mandiri.

3. Pembiayaan Usaha Mikro Utama (PUM-Utama)

Adalah pembiayaan dengan limit kredit mencapai 100 juta rupiah dan limit terendah adalah diatas 50 juta rupiah. Dengan jangka waktu pelunasan maksimal adalah 48 bulan, besarnya bisa dilihat pada tabel angsuran KTA Bank Mandiri Syariah. Serta memenuhi biaya administrasi yang ditentukan Bank Syariah Mandiri.
Advertisement